Alasan Mahasiswa UI Jadi Tersangka Setelah Ditabrak Pensiunan Polisi: Menghilangkan Nyawanya Sendiri

- Jumat, 27 Januari 2023 | 17:34 WIB
Alasan Mahasiswa UI Jadi Tersangka Setelah Ditabrak Pensiunan Polisi (Instagram @memomedsos)
Alasan Mahasiswa UI Jadi Tersangka Setelah Ditabrak Pensiunan Polisi (Instagram @memomedsos)

Bingkai Nasional - Inilah alasan mahasiswa Universitas Indonesia yang tertabrak oleh mobil Pajero milik Purnawirawan Polisi jadi tersangka.

Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Jumat 27 Januari 2023, Kombes Pol Latif mengatakan alasan mahasiswa UI jadi tersangka adalah karena korban lalai dalam berkendara.

Setelah menyelidiki kasus kecelakaan yang menyebabkan kematian mahasiswa Universitas Indonesia, M Hasya Attalah Syaputra (18), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kematiannya bukan disebabkan oleh mobil yang dikemudikan oleh pensiunan Polri, AKBP (Purn) ESBW.

Baca Juga: Indonesia Disaster Adaptive Beri Pembekalan REMPUG Cianjur Bangkit

Kombes Pol Latif Usman, dari Dirlantas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa kecelakaan yang terjadi merupakan kesalahan sendiri dari korban ketika berkendara. Oleh karena itu, polisi telah menetapkan Harsya Attallah Syaputra sebagai tersangka.

"Kenapa korban jadi tersangka? Hal itu karena ia lalai dalam mengendarai sepeda motor, sehingga menghilangkan nyawanya sendiri," ucap Latif Usman kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, seperti dilansir dari PMJNews.

Latif juga menjelaskan bahwa ESBW berada di jalur yang benar ketika insiden terjadi. Ia menyatakan bahwa pengendara Pajero tersebut tidak mengambil hak jalan Hasya yang sedang melaju dari arah berlawanan.

"Dari keterangan-keterangan saksi juga tidak bisa (ESBW) dijadikan tersangka, karena dia dalam posisi hak utama jalan," lanjutnya.

Walau begitu, Latief mengakhiri kasus kecelakaan dengan memberikan SP3 atau menghentikan ESBW. Hal ini didasarkan pada proses mediasi bersama jajaran yang terkait.

Sementara itu berdasarkan kronologi dari pihak keluarga, orangtua Hasya, Adi Syahputra, menjelaskan bahwa kecelakaan yang menimpa anaknya di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada tanggal 6 Oktober 2022 itu terjadi saat Hasya sedang akan pulang ke rumah kos.

Saat tiba di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Hasya tiba-tiba oleng dan jatuh ke sebelah kanan.

Pada saat yang sama, sebuah mobil Mitsubishi Pajero datang dari arah berlawanan dan menabrak kemudian melindas korban.

Adi mengatakan bahwa pengemudi mobil tersebut menolak untuk bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Sebelum Dibunuh, Mahasiswa Unpad Asal Soreang Ternyata Katakan Ini Pada Pelaku Hingga Membuatnya Marah

Hasya dibawa ke rumah sakit dengan mobil ambulans oleh teman-temannya, namun dia meninggal setelah sampai di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Meidy Achmad Harish

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kegiatan Buka Bersama Dilarang! Ini Aturannya

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:50 WIB
X